Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Teras Kabupaten Bogor
Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Kabupaten Bogor yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bersatu Membangun Kabupaten Bogor


www.AgusPranoto.web.id



DPRD Kab. Dapil 1

DPRD Kab. Dapil 1

DPRD Kab. Dapil 2

DPRD Kab. Dapil 2

DPRD Kab. Dapil 3

DPRD Kab. Dapil 3

DPRD Kab. Dapil 4

DPRD Kab. Dapil 4

DPRD Kab. Dapil 5

DPRD Kab. Dapil 5

DPRD Kab. Dapil 6

DPRD Kab. Dapil 6

Club Motor Sepakbor (Scooteris Perbatasan Bogor)

Rumpin (d'MonitorBogor) - Sepakbor (Scootris Perbatasan Bogor) sebuah komunitas atau club motor yang khususnya pengguna motor Vespa, yang terdiri dari aliran orisinil hingga aliran modif.

Spakbor diketuai oleh Muhamad Sayrul alias Jablay dari Kecamatan Rumpin, yang aktif mengarahkan teman-temannya pada kegiatan-kegiatan yang positif. Dirinyapun pandai memodifikasi Vespa, sehingga komunitas ini sangat dinamis dari hari ke hari.

Dalam waktu senggang mereka sering mengadakan touring ke berbagai tujuan, untuk melepaskan kepenatan. Seperti orang bilang ada Vespa ada Reggae, itulah lagu-lagu kesehariannya yang mereka dengarkan. Tapi kini ada tren baru di dunia anak-anak Vespa, selain lagu-lagu Reggae, mereka kini juga menggandrungi lagu-lagu Indie, karena menurut mereka Band-band Indie itu, juga bebas seperti mereka.

Tidak percaya mereka penggemar Reggae, ini ada touring mereka yang direkam dalam sebuah video dengan latar musik Reggae,....... Vespa memang Reggae, .... eh juga Indie.... (Agus Pranoto & Sapto Satrio Mulyo)



Club Motor Sadulur Jarum CS (Jadul Rumpin)

Abet, Ardy Iskandar, Bucek, Nasir (Kebun Teh Cianten Bogor)
Rumpin (KabupatenBogor) - SADULUR JARUM CS (JADUL RUMPIN), sesuai nama yang diudungnya, para pemuda/pemudi Rumpin ini membuat komunitas, yang terdiri dari pemilik dan penggemar motor jadul.

Menggunakan motor jadul adalah kesenangan dan tantangan tersendiri, dimana mereka harus meluangkan waktu untukhuntiing sparepart dan asesoris yang ori bagi penggemar motor jadul beraliran orisinal.

Belum lagi saat touring, penggemar motor jadul harus tahu kekuatan motor mereka masing-masing, sehingga disinilah mereka punya ikatan batin yang kuat, karena saat persiapantouring, mereka harus aklamasi jarak tempuh,.

Club Motor Sadulur Jarum CS (Jadul Rumpin)  yang dideklarasikan pada tanggal 6 Januari 2019, kini sudah memiliki 30 anggota. Cukup spektakuler, komunitas motor baru ini sudah memiliki anggota yang mumpuni bagi sebuah club motor.

Apalagi mereka terdiri dari pemuda/pemudi yang bekerja, sehingga disamping pekerjaan yang cukup padat, mereka baru bisa menikmati hobinya diwaktu libur, dengan cara touring bersama. (Agus Pranoto & Sapto Satrio Mulyo)

Club Motor Vespa "Sonic Crush" Gunung Sindur

Bogi Adriansyah (sebelah kiri, kaos biru) dan Rizky Maulana (sebelah kanan, kaos merah)
Gunung Sindur (KabupatenBogor) - Club motor Vespa Scooterist Independent Crush (Sonic Crush) Gunung Sindur, beranggotakan 43 orang. Anggota club, adalah anak-anak muda di Kecamatan Gunung Sindur, yang sangat menggandrungi motor vespa.

Menurut Rizky Maulana, Ketua Sonic Crush, motor vespa legendaris. Ketangguhan mesin, perawatan dan suku cadang yang mudah didapat, serta modelnya dan suara mesinnya yang khas, membuat motor vespa mempunyai nilai lebih.

Baksos
"Kegiatan Sonic Club bukan hanya  touring saja. Kami juga peduli pada masalah-masalah kemanusian. Setiap ada bencana alam, kami melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana. Ketika terjadi Bencana Palu, kami bekerjasama dengan teman teman Karang Taruna Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur" ujarnya.

Kumpulkan Sumbangan untuk Donggala
Lebih lanjut, Kang Rizky yang lebih akrab disapa "marmut", menjelaskan komunitas motor vespa hampai semua kecamatan ada. Untuk itu, dirinya berkeinginan menjalin silaturahmi sesama komunitas, dan melakukan touring bersama (Agus Pranoto)

DUNIA MUSIK : BAKAT TERPENDAM ANAK MUDA KECAMATAN RUMPIN

Rumpin (KabupatenBogor) - Pandi Yusnigar, Aby Sofyan, dan Rusli, adalah sebagian dari "anak milenial" di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor yang sejak.kecil punya hobby bermain musik.

Disela kesibukannya masing-masing, mereka kompak selalu menyempatkab waktu latihab musik bersama, di "Reza Studio". Mereka, seringkali "manggung bersama" dalam berbagai acara.

Dikatakan Pandi Yusnigar, yang akrab dipanggil "Bro Pandi", genre musiknya, Dangdut dan Pop. 

Ketika ditanya awak media, apa harapannya bagi kemajuan musik di kalangan milenial Kecamatan Rumpin, dirinya berharap ada pihak pihak yang dapat menjembatani mereka ikut audisi.

Anak muda di Kecamatan Rumpin, banyak yang mempunyai hobby musik. Ada beberapa anak muda, yang punya "bakat terpendam". Seperti Pandi Yusnigar, Aby Sofyan, dan Rusli. Tiga anak muda ini, punya potensi musisi tingkat Nasional. (Agus Pranoto)


Mayjen TNI (Purn) Dr. Ir. H. Suharno, MM: Mendukung Pemekaran Kabupaten Bogor

Mayjen TNI (Purn) Dr. Ir. H. Suharno, MM
Bojonggede (TerasKabupatenBogor) - Mayjen TNI (Purn) Dr. Ir. H. Suharno, MM, Calon Anggota DPD RI Dapil Jabar sangat memahami permasalahan sosial ekonomi di Kabupate/Kota di Jawa Barat. Salah satunya, adalah permasalahan di Kabupaten Bogor.

"Wilayah Kabupaten Bogor sangat luas, terdiri dari 40 Kecamatan, 17 Kelurahan, dan 434 Desa. Jumlah penduduk mencapai 5,7 juta. Kondisi ini, tentu akan berat bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat" ujarnya.

Melihat hal itu, dirinya sangat mendukung program kerja Gubernur Jawa Barat, untuk memekarkan Kabupaten Bogor menjadi 3 wilayah administratif, yakni Bogor Barat, Bogor Selatan, dan Bogor Timur. 

"Kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Bogor, relatif masih rendah, dan tertinggal dibandingkan dengan kabupaten lain. Dibidang pendidikan, angka putus sekolah masih cukup tinggi. Sarana dan prasarana pendidikan, sebagian besar kurang memadai dan perlu direvitalisasi", ujarnya.

"Di bidang Sumber Daya Alam, dirinya melihat, galian tambang di Kabupaten Bogor ada di 14 Kecamatan, paling banyak di wilayah timur. Sejauh ini, pengelolaannya masih kurang baik, sehingga merugikan masyarakat".

Ketika ditanya awak media, apa yang akan dilakukan apabila terpilih sebagai Anggota DPD RI, H. Suharno, menyatakan, berkomitmen melaksanakan tugas dan wewenang Anggota DPD RI yang ditujukan bagi kesejahteraan rakyat di Provinsi Jawa Barat, termasuk masyarakat Kabupaten Bogor (Agus Pranoto)

Artikel Minggu ini

Artikel Populer